• Senin, 4 Juli 2022

Jelang Idul Adha, 500 Ekor Sapi Mati dan Ribuan Terjangkit, Ponorogo Darurat Bencana PMK

- Jumat, 17 Juni 2022 | 21:12 WIB
Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menetapkan status darurat bencana PMK. (Tangkap layar Video Antara)
Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menetapkan status darurat bencana PMK. (Tangkap layar Video Antara)

JurnalNews - Sebanyak 500 ekor sapi di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur dilaporkan mati akibat terjangkit wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Sedangkan sebanyak 4.180 ekor sapi sudah terjangkit, sehingga membuat Pemerintah Kabupaten Ponorogo menetapkan status darurat bencana PMK.

Saat ini, pemerintah setempat berupaya menggandeng sejumlah pihak, untuk menangani meluasnya wabah PMK yang menyerang ternak sapi di wilayah itu.

Baca Juga: KPK Sudah Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi PT Amara Karya

Baca Juga: Campurkan Dengan 2 Bahan Herbal Ini Daun Bidara Dapat Menyehatkan Tubuh Kata dr. Zaidul Akbar

Dalam kurun waktu kurang satu bulan, penyebaran PMK di Kabupaten Ponorogo sudah menyebar di 19 Kecamatan.

Temuan kasus sapi yang terjangkit PMK di Ponorogo paling banyak di wilayah Kecamatan Pudak, bahkan angkanya lebih dari 60 persen dari total kasus keseluruhan.

Dikutip dari Antara, Gubernur Jawa Timur, Khofifah I Parawansa, meminta pemerintah pusat mempercepat suplai vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) guna memutus rantai penularan penyakit hewan ternak di Jawa Timur.

"Kebutuhan vaksin menurut kami sangat darurat karena transmisi penularan PMK sangat cepat. Oleh karena itu, kami harap ada percepatan suplai vaksin dari pemerintah pusat sembari menunggu vaksin lokal dari Pusat Veteriner Farma," kata Khofifah dalam keterangannya Jumat 17 Juni 2022.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Terkini dengan Magnitudo 3.0 Guncang Bayah

Sabtu, 25 Juni 2022 | 16:03 WIB
X