• Senin, 4 Juli 2022

Peneliti BRIN Ungkap Dugaan Awal Penyebab Abrasi di Amurang

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 11:52 WIB
Puluhan rumah amblas akibat arasi di Pantai Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Rabu 15 Juni 2022 (Twitter.com/Nayya001)
Puluhan rumah amblas akibat arasi di Pantai Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Rabu 15 Juni 2022 (Twitter.com/Nayya001)

JurnalNews - Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Widodo S. Pranowo mengungkapkan dugaan penyebab terjadinya abrasi di Pantai Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan beberapa waktu yang lalu.

Abrasi yang terjadi di kawasan wisata itu mengakibatkan puluhan rumah dan amblasnya jembatan penghubung.

Pemerintah setempat menetapkan status tanggap darurat bencana dan sebanyak dan 266 jiwa harus diungsikan akibat bencana tersebut.

Baca Juga: Anies Baswedan Diusulkan 32 DPW, Partai Nasdem Umumkan Tiga Bakal Capres Pemilu 2024

Widodo S. Pranowo menyebutkan, ada beberapa faktor disebutkan yang menyebabkan terjadinya abrasi di Pantai Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Dalam keterangan tertulisnya Widodo mengatakan, kondisi geografis Pantai Boulevard, Amurang, yang berbatasan langsung dengan Laut Sulawesi, membuat teluk sehingga bisa menyebabkan refraksi gelombang laut ketika memasuki teluk.

"Refraksi adalah bergeraknya gelombang menuju pantai yang kemudian mengalami proses perubahan garis puncak gelombang. Kemudian gelombang tersebut berusaha bergerak sejajar dengan kontur garis pantai," ujar Widodo, Sabtu 18 Juni 2022.

Faktor lainnya diduga karena pembangkit hidrodinamika arus penggerus Pantai Boulevard.

Widodo menjelaskan ada dua gaya pembangkit arus yang datangnya dari arah berlawanan di depan mulut Teluk Amurang, yang kemudian masuk ke Teluk Amurang.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, 500 Ekor Sapi Mati dan Ribuan Terjangkit, Ponorogo Darurat Bencana PMK

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Terkini dengan Magnitudo 3.0 Guncang Bayah

Sabtu, 25 Juni 2022 | 16:03 WIB
X