• Sabtu, 20 Agustus 2022

Elvis Cafe Eks Holywings Disegel Pemkot Bogor Selama 14 Hari, Buntut Promo Miras Menyinggung SARA

- Minggu, 26 Juni 2022 | 09:30 WIB
Holywings di Kota Bogor sudah berganti nama menjadi Elvis, disegel Pemkot Bogor selama 14 hari.  (Twitter @z4r4n)
Holywings di Kota Bogor sudah berganti nama menjadi Elvis, disegel Pemkot Bogor selama 14 hari. (Twitter @z4r4n)

JurnalNews - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat menyegel Elvis Cafe yang belum lama berganti nama dari Holywings selama selama 14 hari ke depan, karena terbukti menjual dan menstok ratusan botol minuman keras di atas 40 persen.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Sabtu 25 Juni 2022, menyatakan penyegelan dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah melihat iklan promosi minuman keras (miras) itu dilakukan Holywings dalam akun media sosialnya.

"Kami cek langsung ke lokasi walaupun Holywings di Kota Bogor ini sudah berganti nama menjadi Elvis, tetapi kami temukan bukti bahwa toko ini gerai ini masih terafiliasi dengan Holywings Indonesia, hanya namanya saja Elvis," kata Bima.

Baca Juga: Tagar Tutup Holywings Indonesia Menggema di Twitter, DPP KNPI Imbau DPD Provinsi dan Kabupaten Bergerak

Bima membeberkan bahwa Elvis Cafe masih dalam perusahaan yang sama dengan Holywings. Hal itu tertera dalam akun media sosial Holywings Indonesia.

Holywings yang mempromosikan minuman keras melalui media sosial membuat Bima Arya ingin memastikan iklan penjualan barang terlarang itu berlaku di Kota Bogor juga melalui Elvis Cafe yang sudah terbukti menyetok ratusan botol minuman keras di atas 40 persen.

Wali Kota Bogor itu pun menyatakan menyegel Elvis Cafe hingga 14 hari ke depan untuk mengevaluasi izin bangunan dan izin operasi kafe tersebut.

"Dan ini (miras yang ditemukan) adalah minuman yang diiklankan oleh Holywings yang di Jakarta yang melukai umat Islam. Saya kira Holywings ini sudah keterlaluan tidak paham, tidak mau memahami, tidak mau menaati aturan dan juga kearifan lokal kita. Karena itu sesuai dengan prosedur hari ini Elvis yang terafiliasi dengan Holywings Jakarta kami akan segel dalam jangka waktu 14 hari ke depan sekaligus bisa juga dibekukan IMB ya," jelas Bima.

Baca Juga: Tutorial Download Video CapCut Tanpa Watermark, Cukup Salin Link di Savefrom.net

Kafe Holywings di Kota Bogor sempat juga diwanti-wanti oleh Wali Kota Bogor Bima Arya pada Minggu (9/1) yakni tepat satu bulan sebelum peluncurannya, untuk memastikan kafe tersebut menaati peraturan daerah soal larangan penjualan minuman keras di atas lima persen.

Bima Arya saat itu mengecek tata ruang bangunan Kafe Holywings di Jalan Pajajaran Bogor dan meminta pemiliknya Ivan Tanjaya menghadap untuk memberi tahu kriteria kafe yang mungkin di Kota Bogor.

Pemerintah Kota Bogor melarang penjualan minuman beralkohol di atas lima persen yakni golongan B yang memiliki kadar hingga 20 persen dan golongan C yang memiliki kadar di atas 20 persen hingga 55 persen, sementara di bawah lima persen masih diperbolehkan.

Aturan minuman beralkohol di bawah lima persen pun memiliki payung hukum dari Peraturan Wali Kota Bogor No. 48 Tahun 2019, tentang Petunjuk Teknis Penertiban Minuman Beralkohol.

Kemudian pembukaan kafe yang telah berjanji menyesuaikan aturan daerah pun dihadiri langsung Wali Kota Bogor Bima Arya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kasus Promosi Holywings Singgung SARA, Polisi Buka Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Saat itu pemilik kafe Ivan Tanjaya mengaku tidak memikirkan untung rugi terlebih dahulu ketika konsep bisnis restoran dan minuman kerasnya berubah disesuaikan aturan Pemerintah Kota Bogor.

Dalam jumpa pers yang dilakukan usai peresmian pembukaan Holywings Bogor, di halaman kafe tersebut bersama Wali Kota Bogor Bima Arya dan investor kafe itu, Hotman Paris Hutapea, Ivan menyatakan senang karena telah diajak diskusi mengenai konsep Kota Bogor dan bisnis yang dimungkinkan. ***

Editor: Sutrisno

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Genangi Kota Medan, 6.323 Rumah Terendam

Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:43 WIB
X