• Senin, 27 Juni 2022

Studi: Karbohidrat Berlebih Tingkatkan Resiko Kanker Payudara 20 Persen

- Senin, 20 Juni 2022 | 22:03 WIB
Ilustrasi; Gejala kanker payudara bis ditimbulkan dari mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat. (Pixabay)
Ilustrasi; Gejala kanker payudara bis ditimbulkan dari mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat. (Pixabay)

JurnalNews - Asupan makanan mengandung karbohidrat memang dibutuhkan untuk tubuh, namun tak boleh berlebihan karena bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

Lewat sebuah studi terbaru, para ahli telah memperingatkan bahwa risikonya bisa naik sebanyak 20 persen.

Karbohidrat yang dimaksud adalah yang berasal dari refined grain atau biji-bijian olahan, berupa produk seperti sereal, biskuit, dan kue kering.

Baca Juga: Santai Ladeni Laporan Razman Nasution, Denise Chariesta: Kalau Sidang ke Medan Ditanggung Nggak Yaa?

Kentang, nasi putih, jus buah, serta makanan dan minuman manis juga disarankan makan secukupnya saja.

Para peneliti fokus pada perbedaan antara makanan nabati yang sehat seperti biji-bijian, buah, sayuran, dan kacang-kacangan alami tanpa pemrosesan, dibandingkan dengan karbohidrat 'tidak sehat'. Tim memantau lebih dari 65 ribu perempuan pascamenopause.

Kondisi mereka dilacak selama lebih dari dua dekade. Hasilnya, peserta yang menyantap makanan sehat memiliki risiko 14 persen lebih rendah terkena kanker payudara.

Sementara, peserta dengan pola makan tidak sehat memiliki risiko 20 persen lebih tinggi.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pengeroyokan Libatkan Iko Uwais Berlanjut, Polisi Masih Kumpulkan Bukti

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X