Soal Perlindungan AG, LPSK Pertimbangkan Fakta Rekonstruksi, Hanya Melihat Saja dan Tak Punya Rasa Empati

- Sabtu, 11 Maret 2023 | 21:30 WIB
Peragaan saksi N saat menolong David yang sudah tergeletak, sementara  AG hanya melihat saja tanpa mau membantu. (tangkapan layar youtube)
Peragaan saksi N saat menolong David yang sudah tergeletak, sementara AG hanya melihat saja tanpa mau membantu. (tangkapan layar youtube)

JurnalNews - Polda Metro Jaya telah menggelar rekonstruksi penganiayaan sadis terhadap David Ozora dengan menghadirkan tersangka Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas di lokasi kejadian pada Jumat 10 Maret 2023.

Sementara AG diwakili orang lain sebagai peran pengganti karena masih di bawah umur.

Dalam rekonstruksi terungkap dimana AG yang disebut masih di bawah umur turut menyaksikan David melakukan sikap tobat selama satu menit yang diperintahkan Mario Dandy.

Baca Juga: Pelaku AG Malah Asyik Hisap Rokok Saat Mario Dandy Satriyo Hajar David

Baca Juga: Netizen Bongkar Sifat Asli AG Terduga Pemicu Penganiayaan Sadis Terhadap David, Latar Belakang Diungkap

Saat David melakukan sikap tobat itu, AG justeru menyaksikannya sembari mengambil dan membakar rokok miliknya.

Tak hanya itu, saat saksi N datang menghampiri korban yang sudah dalam kondisi telentang. Saksi N membantu korban dan meminta AG untuk ikut membantu.

"Boleh tolong kasih paha kamu ke bawah tangan saya sebagai bantal," ungkap saksi N. Tetapi AG tidak melakukannya.

"Ketika saya lari dari balkon saya tunjuk pelaku saya bilang kamu ngapain di sini saya pemilik rumah itu. Kamu tamu tidak diundang,” tutur saksi N saat rekonstruksi berlangsung.

Demikian juga saat David dibopong dua orang satpam dan dibantu tersangka Shane, AG dan Mario Dandy kompak hanya hanya melihat saja.

Saat salah satu satpam membuka mobil dengan memasukkan David ke mobil dengan bagian kaki terlebih dahulu, Mario Dandy dan AG masih melihat saja.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan mempertimbangkan fakta-fakta yang terungkap saat pelaksanaan rekonstruksi kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora (17).

Saat ini, LPSK sedang menelaah permohonan perlindungan yang diajukan oleh perempuan AG (15) yang dalam kasus tersebut berstatus sebagai anak yang berkonflik dengan hukum ataupun pelaku.

“Kami akan mempertimbangkan fakta-fakta yang terungkap dalam rekonstruksi kemarin,” ujar Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi saat dihubungi, Sabtu 11 Maret 2023.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Burononan Dito Mahendra Akhirnya Ditangkap

Jumat, 8 September 2023 | 12:19 WIB

Hari Ini Bareskrim Polri Panggil Rocky Gerung

Senin, 4 September 2023 | 10:31 WIB
X