Status AG Tak Penuhi Syarat untuk Dapat Perlindungan LPSK

- Kamis, 16 Maret 2023 | 11:18 WIB
LPSK tolak lindungi AG. (PMJ News.)
LPSK tolak lindungi AG. (PMJ News.)

JurnalNews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan menolak permohonan perlindungan yang diajukan oleh AG (15), anak yang berkonflik dengan hukum dalam kasus penganiayaan sadis Mario Dandy Satriyo (20) terhadap Cristalino David Ozora (17).

Keputusan penolakan permohonan perlindungan dari AG tersebut diputuskan dalam Sidang Mahkamah Pimpinan LPSK pada Senin 13 Maret 2023.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menuturkan, pihaknya menolak permohonan perlindungan AG karena tidak memenuhi syarat perlindungan yang diatur dalam Pasal 28 (1) huruf a dan huruf d.

Baca Juga: Perbandingan Vivo X90 Pro vs Honor Magic5 Pro, Mana Spesifikasi Lebih Baik? Simak Sebelum Beli

Baca Juga: Perbandingan Spesifikasi: Honor Magic Vs vs Honor Magic5 Pro, Harus Pilih Mana?

“Pasal tersebut mengatur tentang syarat formil perlindungan terhadap saksi dan/atau korban,” ujar Hasto dalam keterangannya yang dikutip PMJ News.

Dikatakan Hasto lebih lanjut, status dari AG saat ini tidak termasuk dalam Pasal 5 (3) UU Nomor 31 Tahun 2014 sebagai subjek perlindungan LPSK.

“Status hukum pemohon (AG) sebagai anak yang berkonflik dengan hukum, tidak termasuk ke dalam subyek perlindungan LPSK yang diatur dalam Pasal 5 (3) UU Nomor 31 Tahun 2014,” paparnya.

Selain itu, penolakan permohonan perlindungan AG juga termuat dalam Pasal 28 (1) huruf a mengatur tentang sifat pentingnya keterangan saksi dan/atau korban, serta huruf d, terkait rekam jejak tindak pidana yang pernah dilakukan oleh saksi dan/atau korban.

Meski begitu, lanjut Hasto, dalam Sidang Mahkamah Pimpinan LPSK merekomendasikan kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dengan tembusan KPAI.

“Rekomendasi dimaksud berisikan agar kedua pihak itu dapat mendampingi AG dan memastikan terpenuhinya hak-hak AG dalam proses peradilan pidana sebagai anak yang berhadapan dengan hukum, khususnya pemohon sebagai anak berkonflik dengan hukum,” ucap Hasto.

Baca Juga: Dragon Ball Super Chapter 91: Impian Pan! Bersikeras Mempelajari Jenis Pertempuran, Cek Tanggal Rilis

Baca Juga: Tomo Chan Is A Girl Episode 11: 'Tekebori no Cinderella' Sedang Terjadi Konflik, Cek Tanggal Rilis

“Sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Pasal 64 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” jelasnya. ***

Halaman:

Editor: Sutrisno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X