• Jumat, 12 Agustus 2022

Promosi Holywings Jadi Petaka Bagi Staf dan Admin, Pemilik dan Manajer Hanya Jadi Saksi

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 18:09 WIB
Ilustrasi promo gratis miras Holywings (Pixabay/gusaap)
Ilustrasi promo gratis miras Holywings (Pixabay/gusaap)

JurnalNews - Promosi minuman beralkohol Holywings yang diduga menistakan agama, benar-benar berujung petaka bagi karyawannya.

Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan enam tersangka terkait kasus promosi Holywings yang berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Empat dari enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka, adalah karyawan admin dan staf, bukan pemilik atau Manajer dari Holywings.

Baca Juga: Gempa Terkini dengan Magnitudo 3.0 Guncang Bayah

Lewat temuan barang bukti, Polres Metro Jakarta Selatan akhirnya menetapkan enam orang karyawan kafe tersebut sebagai tersangka.

"Ada enam orang yang jadi tersangka, kesemuanya adalah orang yang bekerja pada HW (Holywings)," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto dalam konferensi pers.

Menurut Budhi, barang bukti dirasa cukup, sehingga Polres Metro Jakarta Selatan sudah bisa menaikkan status kasus Holywings dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Dari situ kemudian kami berpendapat bahwa telah cukup kuat telah terjadi dugaan tindak pidana sehingga disitu kami mencoba mempersangkakan terhadap yang bersangkutan (Holywings) atau peristiwa tersebut,” tuturnya.

Adapun keenam tersangka itu diantaranya, Direktur Kreatif Holywings, inisial EJD (27), desain program yang meneruskan ke tim kreatif NDP (36), dan pembuat desain promo yang viral DAD (27).

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditahan, Roy Suryo Terancam Penjara 6 Tahun

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 09:56 WIB

Bareskrim Tegaskan Bharada E Bukan Membela Diri

Kamis, 4 Agustus 2022 | 09:36 WIB

Polri Tahan Empat Tersangka Kasus ACT

Sabtu, 30 Juli 2022 | 13:33 WIB
X