• Sabtu, 13 Agustus 2022

Dapat Perlawanan, 4 Polisi Terluka Saat Gerebek Narkoba di Polewali Mandar

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 15:12 WIB
Salah seorang personel kepolisian yang terluka terkena sabetan senjata tajam saat melakukan penangkapan di sebuah rumah di jalur Trans Sulawesi di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar mendapat perawatan intensif di RSUD Polewali Mandar, Sulbar, Selasa 2 Agustus 2022.  (Humas Polda Sulbar)
Salah seorang personel kepolisian yang terluka terkena sabetan senjata tajam saat melakukan penangkapan di sebuah rumah di jalur Trans Sulawesi di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar mendapat perawatan intensif di RSUD Polewali Mandar, Sulbar, Selasa 2 Agustus 2022. (Humas Polda Sulbar)

JurnalNews - Empat personel Polda Sulawesi Barat (Sulbar) terluka saat melakukan penggerebekan pelaku penyalahgunaan narkoba di Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Polewali Mandar.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sulbar Komisaris Besar Alpen, di Mamuju, menyatakan keempat personel kepolisian itu mengalami luka sabetan senjata tajam saat melakukan penangkapan dua pelaku penyalahgunaan narkoba di jalur Trans Sulawesi di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar pada Senin 1 Agustus 2022.

"Empat personel Polda Sulbar terluka akibat terkena sabetan senjata tajam jenis parang saat melakukan penangkapan dua pelaku penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar," kata Alpen, Selasa 2 Agustus 2022.

Baca Juga: Pimred KabarTegal.Com Dilaporkan Hilang, Polisi Turun Tangan

Baca Juga: ISPA dan Penyakit Kulit Mulai Serang Korban Banjir Parigi Moutong

"Saat ini, keempat polisi yang terluka, yakni dua personel Subdit 1 Direktorat Resnarkoba Polda Sulbar bersama dua personel Satuan Narkoba Polres Polewali Mandar, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Polewali Mandar," katanya lagi.

Walaupun dalam keadaan terluka, namun keempat personel kepolisian tersebut berhasil meringkus dua pelaku penyalahgunaan narkoba yang melakukan perlawanan tersebut.

Kedua pelaku, yakni Risal (31) dan Samsi (41), kata Alpen, memang sudah menjadi target operasi (TO) Polda Sulbar,

"Kedua orang ini memang sudah masuk dalam daftar target operasi, namun saat akan ditangkap mereka melakukan perlawanan kepada petugas dengan menggunakan parang dan melukai empat anggota kami," katanya pula.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK OTT Bupati Pemalang di Komplek DPR RI

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:09 WIB

Ditahan, Roy Suryo Terancam Penjara 6 Tahun

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 09:56 WIB

Bareskrim Tegaskan Bharada E Bukan Membela Diri

Kamis, 4 Agustus 2022 | 09:36 WIB

Polri Tahan Empat Tersangka Kasus ACT

Sabtu, 30 Juli 2022 | 13:33 WIB
X