• Minggu, 2 Oktober 2022

Terjaring OTT KPK, Hakim Agung Sudrajad Dimyati Jadi Tersangka Suap Pengurusan Perkara di MA

- Jumat, 23 September 2022 | 08:02 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri mengumumkan 10 orang yang terkena OTT KPK dan ditetapkan sebagai tersangka penerima dan pemberi suap pengurusan perkara di MA.
Ketua KPK Firli Bahuri mengumumkan 10 orang yang terkena OTT KPK dan ditetapkan sebagai tersangka penerima dan pemberi suap pengurusan perkara di MA.

JurnalNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Hakim Agung pada Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyati sebagai tersangka kasus suap.

Dalam kasus tersebut sebanyak 9 orang ikut terjerat yang diduga ikut 'bermain' dalam pengurusan perkara di MA.

Selain Sudrajad Dimyati, KPK menetapkan Hakim Yustisial/Panitera Pengganti MA Elly Tri Pangestu (ETP), PNS pada Kepaniteraan MA Desy Yustria (DY), PNS pada Kepaniteraan MA Muhajir Habibie (MH), PNS MA Redi (RD), dan PNS MA Albasri (AB).

Baca Juga: Robby Shine dan Istrinya Laporkan Billy Syahputra ke Polisi, Ini Penyebabnya

Kemudian Yosep Parera (YP) selaku pengacara, Eko Suparno (ES) selaku pengacara pihak swasta/debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana (ID) Heryanto Tanaka (HT), dan pihak swasta/debitur Koperasi Simpan Pinjam ID Ivan Dwi Kusuma Sujanto (IDKS).

Ketua Firli Bahuri menjelaskan kontruksi perkara suap pengurusan perkara di MA.

Dia mengatakan kasus ini bermula adanya laporan pidana dan gugatan perdata terkait aktivitas Koperasi Simpan Pinjam ID (Intidana) di PN Semarang yang diajukan HT dan IDKS, melalui kuasa hukumnya, yaitu YP dan ES.

HT dan ES tidak puas dengan keputusan pengadilan tersebut dan mau melanjutkan upaya hukum di tingkat kasasi pada MA.

HT dan IDKS melakukan upaya hukum pada tingkat kasasi tersebut tahun 2022 dengan YP dan ES tetap sebagai tim kuasa hukum.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: Pikiran Rakyat, Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Jumat, 23 September 2022 | 21:47 WIB
X