• Kamis, 18 Agustus 2022

Gunung Berapi Bawah Laut Meletus, Ada Peringatan Tsunami di Pasifik Selatan

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:02 WIB
a7d0b12c447a16a7cd311f989610e032e77ac0cd
a7d0b12c447a16a7cd311f989610e032e77ac0cd

JurnalNews - Sebuah gunung berapi bawah laut di Tonga meletus pada Sabtu 15 Januari 2022. Akibat letusan itu, peringatan tsunami dikeluarkan atas beberapa negara pulau di kawasan Pasifik Selatan.

Dikutip JurnalNews dari Channel News Asia, orang-orang Tonga yang ketakutan melarikan diri ke tempat yang lebih tinggi, setelah letusan gunung berapi besar - terdengar di negara-negara tetangga memicu tsunami kedua di daerah itu dalam beberapa hari.

"Gelombang tsunami 1,2 m telah diamati di Nukualofa," cuit Biro Meteorologi Australia. Gelombang tsunami maksimum yang tercatat setelah ledakan hari Jumat adalah 30cm.

Letusan terakhir gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai terjadi hanya beberapa jam setelah peringatan tsunami pada hari Jumat dicabut.

Mere Taufa mengatakan dia berada di rumahnya bersiap-siap untuk makan malam ketika gunung berapi meletus.

"Itu sangat besar, tanah bergetar, rumah kami bergetar. Itu datang dalam gelombang. Adik laki-laki saya mengira bom meledak di dekatnya," kata Taufa kepada situs berita Stuff.

Dia mengatakan air memenuhi rumah mereka beberapa menit kemudian dan dia melihat dinding rumah tetangga runtuh.

“Kami langsung tahu itu tsunami. Air saja memancar ke rumah kami.

"Anda hanya bisa mendengar teriakan di mana-mana, orang-orang berteriak meminta keselamatan, agar semua orang naik ke tempat yang lebih tinggi."

Raja Tonga Tupou VI dilaporkan telah dievakuasi dari Istana Kerajaan di Nuku'alofa dan dibawa oleh konvoi polisi ke sebuah vila yang jauh dari garis pantai.

Letusan awal berlangsung setidaknya delapan menit dan mengirimkan gumpalan gas, abu dan asap beberapa kilometer ke udara. Penduduk di daerah pesisir didesak untuk menuju tempat yang lebih tinggi.

Letusan itu begitu kuat sehingga terdengar sebagai "suara guntur yang keras" di Fiji lebih dari 800 km jauhnya, kata para pejabat di Suva.

Di sana, para pejabat memperingatkan warga untuk menutup tangki penampung air jika terjadi hujan abu yang bersifat asam.

Victorina Kioa dari Komisi Pelayanan Publik Tonga mengatakan pada hari Jumat bahwa orang-orang harus "menjauhi area peringatan yang merupakan daerah pesisir dataran rendah, terumbu karang dan pantai".

Kepala Dinas Geologi Tonga Taaniela Kula mengimbau masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah, memakai masker jika berada di luar dan menutupi penampungan air hujan dan sistem pemanenan air hujan.

Pusat Peringatan#Tsunami Pasifik mengeluarkan "peringatan tsunami" untuk Samoa Amerika, mengatakan ada ancaman "fluktuasi permukaan laut dan arus laut yang kuat yang bisa menjadi bahaya di sepanjang pantai".

Peringatan serupa dikeluarkan oleh pihak berwenang di Selandia Baru dan Fiji.

Gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai terletak di sebuah pulau tak berpenghuni sekitar 65km utara ibu kota Tonga, Nuku'alofa. ***

Editor: JurnalNews

Tags

Terkini

Geledah Rumah Donald Trump, FBI Sita Dokumen Rahasia

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:00 WIB

Gunung Berapi Sakurajima di Jepang Meletus

Senin, 25 Juli 2022 | 14:15 WIB

Pesawat Kargo Ukraina Jatuh dan Meledak di Yunani

Minggu, 17 Juli 2022 | 17:15 WIB
X