• Minggu, 2 Oktober 2022

Putin Akan Mobilisasi Pasukan Cadangan, Uni Eropa Siapkan Sanksi Baru Kepada Rusia

- Kamis, 22 September 2022 | 19:49 WIB
Putin mengumumkan mobilisasi massa untuk perang dengan Ukraina. (Instagram.com/@leadervladmirputin)
Putin mengumumkan mobilisasi massa untuk perang dengan Ukraina. (Instagram.com/@leadervladmirputin)

JurnalNews - Rencana Vladimir Putin untuk mobilisasi tentara cadangan untuk mendukung perang di Ukraina menuai reaksi dari Uni Eropa.

Pidato Putin dan rencana mobilisasi tentara dinilai sebagai langkah untuk mengatur "referendum palsu" di wilayah pendudukan Ukraina.

Uni Eropa kini tengah menyiapkan sanksi baru atas tindakan Vladimir Putin, kata juru bicara Uni Eropa, von der Leyen.

Baca Juga: Spoiler One Piece 1061, Helmeppo Meminjam Seraphim pada Dr Vegapunk, Dia Akan Pergi ke Pulau Beehive

Baca Juga: Viral di TikTok, Lagu Sindir Ferdy Sambo 'Kebal Hukum Raja Tipu' Dinyanyikan Bocah SD, Begini Liriknya

Dikutip JurnalNews.id dari Euro News pada Kamis, 22 September 2022, para pemimpin Barat khawatir Putin akan menggunakan referendum sebagai alasan untuk mengklaim wilayah timur timur dan selatan Ukraina sebagai bagian integral dari Rusia, seperti halnya pencaplokan ilegal Krimea pada 2014.

Diberitakan sebelumnya, Vladimir Putin dalam pidatonya menagatakan akan membawa hingga 300.000 pasukan cadangan ke tentara Rusia melalui dekrit mobilisasi parsial.

Langkah Putin itu dinilai sebagai reaksi atas serangan balasan kilat yang baru-baru ini diluncurkan oleh Ukraina.

"Presiden Putin menunjukkan kelemahannya sekarang karena apa yang Anda lihat adalah bahwa dia berencana untuk memobilisasi personel yang kurang terlatih, kurang berpengalaman, kurang termotivasi. Dan dia ingin memulai referendum palsu di tanah kedaulatan Ukraina," kata presiden Komisi Eropa kepada CNN.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: Euro News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Topan Talas Terjang Jepang Tengah, Dua Orang Tewas

Sabtu, 24 September 2022 | 19:06 WIB

Rusia Batalkan Pembukaan Kembali Pipa Gas, Eropa Panik

Sabtu, 3 September 2022 | 12:04 WIB
X