• Selasa, 24 Mei 2022

KPK: Pengisian Penjabat Kepala Daerah Rentan Praktik Korupsi

- Rabu, 11 Mei 2022 | 18:22 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri.(Antara/HO-Humas KPK)
Ketua KPK Firli Bahuri.(Antara/HO-Humas KPK)

JurnalNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kemungkinan adanya praktik tindak pidana korupsi dalam proses pengisian 270 penjabat (Pj) Kepala Daerah.

Penyataan tersebut disampaikan Ketua KPK, Firli Bahuri ketika menghadiri kegiatan halal bihalal KPK dengan para wartawan di Jakarta, Selasa 10 Mei 2022.

Menurut Firli, mekanisme penunjukan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk menghindari potensi korupsi. Pasalnya, setiap mekanisme politik memiliki celah terjadinya korupsi.

Baca Juga: Info Lowongan Kerja Mei 2022 : PT Persis Solo Saestu (PERSIS Solo)

Baca Juga: Info Lowongan Kerja Mei 2022 : PT Riau Andalan Pulp and Paper (APRIL Group)

"Lembaga apapun tidak lepas dari mekanisme politik. Perlu kita jaga integritasnya, atur regulasinya yang membuka celah korupsi,” ujar Firli Bahuri.

"KPK juga mengajak Kemendagri dalam proses memposisikan Penjabat Kepala daerah. Selain itu, parpol peserta Pemilu lalu penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu," sambungnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK menjelaskan praktik korupsi tersebut mirip dengan praktik jual beli jabatan dalam beberapa kasus yang ditangani pihaknya.

Mengacu pada data KPK sejak 2004 hingga 2021, para pelaku korupsi yang berasal dari proses politik cukup mendominasi. Di antaranya 310 orang merupakan anggota DPR dan DPRD, 22 gubernur, dan 148 wali kota dan bupati.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SE Kemenhub: PPDN Tak Wajib Lagi Tes Covid-19

Rabu, 18 Mei 2022 | 21:51 WIB
X