• Rabu, 29 Juni 2022

Mahfud MD Ungkap DPR Tunda Bahas RUU Larangan LGBT Karena Ditekan LSM

- Jumat, 20 Mei 2022 | 09:35 WIB
Penjelasan Mahfud MD, Kenapa Pelaku LGBT dan Promotornya Tidak Ditindak Secara Hukum (@mohmahfudmd/IG)
Penjelasan Mahfud MD, Kenapa Pelaku LGBT dan Promotornya Tidak Ditindak Secara Hukum (@mohmahfudmd/IG)

JurnalNews - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menanggapi isu kekosongan hukum terkait larangan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Indonesia.

Mahfud MD mengatakan, bahwa aturan larangan soal LGBT sebenarnya sudah masuk draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), namun sempat tertunda karena beberapa hal.

“RKUHP tentang LGBT itu sudah ada di DPR, dulu kan tertunda pembahasannya di DPR karena mendapat tekanan dari LSM. Kalau begitu kok salahkan pemerintah?” kata Mahfud MD.

Baca Juga: Indonesia Kalah dari Thailand, Bagaimana Nasib Shin Tae-yong?

Baca Juga: Penasaran, Erick Thohir Akan Datangi Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Ia menegaskan pemerintah sudah memiliki sikap dan konsep yang moderat untuk melarang LGBT di Indonesia.

“Lalu DPR-nya kalah pada tekanan publik, ya sudah bukan urusan kita. Kalo kita belum ada Undang-Undang-nya tetap saja tidak bisa mengambil tindakan-tindakan hukum di luar yang diatur oleh hukum itu sendiri sesuai dengan kavlingnya,” ujarnya.

Lalu, terkait sikap pemerintah yang seolah membiarkan pelaku LGBT, menurut Mahfud MD, hingga saat ini pelaku LGBT belum bisa ditangkap lantaran belum ada pasal Undang-undang yang bisa menjerat perilaku tersebut.

“Mau ditangkap pakai pasal apa? Tidak ada hukum pidananya. Kita tidak suka akan hal itu (LGBT), tapi tidak ada hukum pidananya,” ucap Mahfud.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X