• Jumat, 12 Agustus 2022

Pengawasan di Kawasan PT IMIP Lemah, Hujan Sebentar Langsung Banjir, Anwar Hafid: Ngeri Perasaan Saya

- Rabu, 29 Juni 2022 | 22:59 WIB
Banjir menerjang kawasan lingkar tambang Bahodopi, Kabupaten Morowali,  Senin 27 Juni 2022. (Tangkap layar video Facebook/Intan Arif)
Banjir menerjang kawasan lingkar tambang Bahodopi, Kabupaten Morowali, Senin 27 Juni 2022. (Tangkap layar video Facebook/Intan Arif)

JurnalNews - Mantan Bupati Morowali dua periode, Anwar Hafid merasa sedih dan miris melihat banjir yang melanda Kabupaten Morowali khususnya di Desa Bahomakmur, pada Senin 27 Juni 2022.

Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tengah (Sulteng) ini menilai, salah satu penyebab utama terjadinya banjir di Morowali khususnya di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (PT IMIP) karena lemahnya pengawasan dari pemerintah baik pusat, provinsi dan kabupaten.

“Pemerintah Provinsi dan Kabupaten diharapkan lakukan pengawasan ketat atas pengelolaan lingkungan akibat kegiatan pertambangan yang ada di Morowali dan Morut, tidak terkecuali IMIP,” ujar Anwar Hafid.

Baca Juga: Banjir Terjang Lingkar Tambang Bahodopi, PT IMIP Dinilai Gagal Jaga Keseimbangan Ekologis

Putra Desa Wosu, Kabupaten Morowali ini mengatakan, selain pengawasan dari pemerintah lemah, pengelolaan lingkungan dari pertambangan di Morowali juga sangat amburadul. Akibatnya, baru diguyur hujan sebentar banjir langsung merendam pemukiman warga, jalan nasional dan kendaraan.

Curahan hati Anwar Hafid ini, dia tuangkan dalam diskusi terkait masalah penambangan di Morowali dalam sebuah Group WhatsApp (WAG) yang di dalamnya banyak tokoh Sulteng mulai dari politisi, birokrat, akademisi, aktivis, wartawan hingga Tenaga Ahli (TA) Gubernur Sulteng.

Curahan hati Anwar Hafid ini, awalnya dipicu atas komentar TA Gubernur Sulteng, Hamdin yang menanggapi statement Anwar Hafid di media online yang meminta pemerintah Provinsi Sulteng dan Pemkab Morowali melakukan pengawasan ketat atas aktivitas penambangan dari PT IMIP, agar banjir tidak terulang terus.

Atas statement Anwar Hafid itu, TA Gubernur Hamdin lalu menulis komentar bahwa di Morowali itu ada dua soal. Satu soal industry dan satu lagi soal pertambangan oleh pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP).

“Di dua soal ini, pemerintah tidak terlibat sebagai pemilik, kecuali mengawasi. Ini soal dasarnya,” tulis Hamdin.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Putri Candrawathi Terancam Tak Dapat Perlindungan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:01 WIB
X