• Jumat, 12 Agustus 2022

Anwar Hafid: Pengelolaan Lingkungan di Kawasan Pertambangan Morowali Amburadul

- Kamis, 30 Juni 2022 | 12:20 WIB
Banjir menerjang kawasan lingkar tambang Bahodopi, Kabupaten Morowali,  Senin 27 Juni 2022. (Tangkap layar video Facebook/Intan Arif)
Banjir menerjang kawasan lingkar tambang Bahodopi, Kabupaten Morowali, Senin 27 Juni 2022. (Tangkap layar video Facebook/Intan Arif)

JurnaNews – Banjir yang menerjang lingkar tambang di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (PT IMIP) pada 27 Juni 2022, mengundang keprihatinan berbagai kalangan.

Pasalnya, saat ini kondisi wilayah yang masuk wilayah Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulteng itu menjadi rawan bencana banjir.

Mantan Bupati Morowali dua periode Drs. Anwar Hafid turut menyoroti kondisi tersebut.

Baca Juga: Banjir Terjang Lingkar Tambang Bahodopi, PT IMIP Dinilai Gagal Jaga Keseimbangan Ekologis

Putra Desa Wosu,Kabupaten Morowali ini menilai, pengelolaan lingkungan di kawasan pertambangan di Morowali sangat amburadul.

Akibatnya, baru diguyur hujan sebentar banjir langsung merendam pemukiman warga, jalan nasional dan kendaraan.

“Pemerintah Provinsi dan Kabupaten diharapkan lakukan pengawasan ketat atas pengelolaan lingkungan akibat kegiatan pertambangan yang ada di Morowali dan Morut, tidak terkecuali IMIP,” ujar Anwar Hafid.

Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sulteng ini juga menilai, pengawasan atas aktivitas pertambangan di kawasan PT IMIP sangat lemah, sehingga tak bisa mengatasi dampak dari pertambangan itu seperti banjir yang merendam pemukiman padahal hujan tidak berlangsung lama.

Anwar Hafid menyampaikan, jika saat ini banjir baru melanda Desa Bahomakmur, maka tidak menutup kemungkinan besok- besok akan melanda juga daerah lainnya dimana aktivitas pertambangan masif, sementara upaya kelola lingkungan sangat minim.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Putri Candrawathi Terancam Tak Dapat Perlindungan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:01 WIB
X