• Minggu, 2 Oktober 2022

Ferdy Sambo Punya Kerajaan yang Berkuasa di Internal Polri

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:12 WIB
 Menko Polhukam Ungkap Ferdy Sambo Miliki Kerajaan yang Berkuasa (Kolase/BeritaSubang/Gie)
Menko Polhukam Ungkap Ferdy Sambo Miliki Kerajaan yang Berkuasa (Kolase/BeritaSubang/Gie)

JurnalNews - Menko Polhukam Mahfud MD menilai mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang sekarang jadi tersangka pembunuhan berencana Brigadir J mempunyai kelompok kerajaan yang sangat berkuasa di internal Mabes Polri.

Saat ini pendukung itu diperiksa terkait etik. Mahfud menilai, terdapat banyak masalah dalam internal Polri, terutama dalam kasus tewasnya Brigadir J.

Lanjut Mahfud, terkait keberadaan kelompok berkuasa tersebut yang menyebabkan proses penyidikan kasus menjadi terhambat secara struktural.

Baca Juga: Cocok untuk Para Adventure, Yamaha luncurkan WR-155 Edisi Terbaru, Cek Spesifikasinya

Baca Juga: Terlihat Sangar! Yamaha Resmi Merilis New R-15M Spesial Edision, Simak juga Harga dan Spesifikasinya

"Tapi di dalamnya (internal Polri) sendiri ada banyak masalah," ungkap Mahfud melalui kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Kamis 18 agustus 2022.

"Yang jelas ada hambatan di dalam secara struktural. Karena ini tak bisa dipungkiri ada kelompok Sambo sendiri ini yang seperti menjadi kerajaan Polri sendiri di dalamnya. Seperti sub-Mabes yang sangat berkuasa," jelasnya.

Walaupun tidak menjelaskan secara detail soal siapa saja anggota yang tergabung dalam kelompok berkuasa itu, tetapi Mahfud menegaskan mereka sempat menjadi penghalang dalam pengusutan kasus tersebut. 

Seperti diberitakan, sebanyak 63 anggota ikut terseret dan harus menjalani pemeriksaan etik oleh Inspektorat Khusus (Itsus) Polri yang terus mengusut dugaan pelanggaran etik terkait penanganan kasus penembakan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Teken Keppres Pemecatan Ferdy Sambo

Jumat, 30 September 2022 | 14:07 WIB
X