• Senin, 5 Desember 2022

Gempa M7,4 Guncang Palu, Sigi dan Donggala Hari Ini 4 Tahun Lalu, 5000 Orang Hilang, Bikin Dunia Tercengang

- Rabu, 28 September 2022 | 06:58 WIB
Dampak gempa bumi dan likuifaksi di Perumnas Balaroa, Kota Palu 28 September 2018 lalu. (Dok. Trisno/JurnalNews)
Dampak gempa bumi dan likuifaksi di Perumnas Balaroa, Kota Palu 28 September 2018 lalu. (Dok. Trisno/JurnalNews)

JurnalNews - Hari ini 28 September 2018 atau genap 4 tahun lalu, peristiwa gempa gempa bumi, likuifaksi dan tsunami melanda Kota Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong (Padagimo) Provinsi Sulawesi Tengah.

Meski peristiwa mengerikan itu telah 4 berlalu, namun masih tengiang dan belum lepas dari ingatan warga Kota Palu, Sigi dan Donggala dahyatnya gempa yang dibarengi dengan tsunami dan likuifaksi.

Bayang-bayang peristiwa itu masih tampak nyata di ingatan para penyintas bencana yang membuat dunia tercengang.

Baca Juga: Simpati Korban Gempa Palu, PSG Pasang 'Tetap Kuat Indonesia' di Stadion

Baca Juga: Hanya Dibanderol Rp100 Jutaan, Mobil Baru Ini Bakal Hajar Pasar Agya dan Ayla

Pasalnya, gempa yang dipicu pergerakan sesar Palu Koro itu tidak hanya hanya menimbulkan korban ribuan jiwa dan hancurnya infrastuktur fasilitas umum.

Gempa dengan kekuatan mgnitudo 7.4 itu juga menimbulkan tsunami di teluk Palu yang tidak pernah diprediksi sebelumnya.

Lebih mengerikan lagi, gempa yang ssaat itu terjadi pada hari Jumat Pukul 18.02 Wita itu juga menimbulkan peristiwa langka berupa likuifaksi yang awalnya warga menyebut sebagai tsunami lumpur.

Likuifaksi terjadi di wilayah Keluragan Petobo dan Perumnas Balaroa Kota Palu. Selain itu likuifaksi berupa pergeseran tanah terjadi di wilayah Kabupaten Sigi.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BNPB: Satu Warga Luka Ringan Akibat Gempa M 6.1 Garut

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:15 WIB

DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:02 WIB
X