• Senin, 5 Desember 2022

Kerahkan Tim DVI, Polri Gerak Cepat Berikan Pertolongan Korban Kerusuhan Usai Laga Arema FC Vs Persebaya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:46 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo didampingi Karo Penmas Brigjen Pol Ahmad Ramdhan memberikan keterangan pers  terkait peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu 2 Oktober 2022. (Humas Polri)
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo didampingi Karo Penmas Brigjen Pol Ahmad Ramdhan memberikan keterangan pers terkait peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu 2 Oktober 2022. (Humas Polri)

JurnalNews - Polri menyatakan langsung bergerak cepat mengerahkan tim DVI dari Polda Jawa Timur (Jatim) dan rumah sakit setempat untuk mempercepat proses identifikasi koban kerusuhan usai laga Arema FC Vs Persebaya.

"Untuk saat ini tim DVI Dokkes Polri segara ke Malang untuk back up Tim DVI Polda Jatim dan RS setempat guna percepatan identifikasi korban," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Minggu 2 Oktober 2022.

Adapun Tim DVI tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen Nyoman. Dedi menuturkan, gerak cepat itu dilakukan oleh kepolisian untuk memberikan pertolongan medis kepada suporter yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: 129 Tewas di Stadion Kanjuruhan Malang, Polisi Gunakan Gas Air Mata yang Dilarang FIFA, Netizen: Ini Genosida

Baca Juga: PSSI Dukung Kepolisian Usut Tuntas Insiden di Stadion Kanjuruhan Malang

"Dan fokus untuk memberikan pertolongan medis kepada korban-korban yang saat ini dirawat di beberapa rumah sakit," ujar Dedi.

Diberitakan sebelumnya, pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 berakhir dengan tragedi. Suporter dan polisi menjadi korban kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam WIB 1 Oktober 2022.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan penyebab banyaknya jumlah korban yang meninggal dunia dikarenakan saat kerusuhan terjadi penumpukan massa.

"Terjadi penumpukan di dalam, proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas kekurangan oksigen," ujar Nico Afinta kepada wartawan Mapolres Malang, Minggu (2/10/2022).

Halaman:

Editor: Sutrisno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BNPB: Satu Warga Luka Ringan Akibat Gempa M 6.1 Garut

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:15 WIB

DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Jumat, 2 Desember 2022 | 19:02 WIB
X