• Jumat, 12 Agustus 2022

Legenda Ahmad Tohari, Sastrawan dan Budayawan yang Dituduh Komunis

- Selasa, 28 Juni 2022 | 22:30 WIB
Ahmad Tohari, Sastrawan dari Banyumas Jawa Tengah (flickr.com/Hans Kleijn)
Ahmad Tohari, Sastrawan dari Banyumas Jawa Tengah (flickr.com/Hans Kleijn)

Oleh: FAJARIA CITRADARA
Ahmad Tohari adalah anak kelima dari dua belas bersaudara yang lahir di Banyumas, Kabupaten Purwokerto, Jawa Tengah, 13 Juni 1948.

Sosok Ahmad Tohari yang akrab disapa Tohari sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Di mana karya - karya Tohari ini sudah banyak beredar, bahkan telah diterbitkan dalam berbagai bahasa, seperti bahasa Jepang, China, Belanda, dan Jerman.

Dalam kesempatan wawancara melalui video call, ia mengaku tertarik menjadi penulis karena kepuasan batin dan itu salah satu passionnya ketika masih di usia remaja. Kala itu, Tohari juga gemar membaca buku.

Kegemarannya tersebut dimulai sejak di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banyumas. Kegemarannya termotivasi dan terpengaruh untuk membuat cerita pendek (cerpen).

Cerpen yang di pertama kali ia buat dan diterbitkan pada tahun 1971. Yang mendasari Ahmad Tohari dalam menuliskan sebuah novel adalah nilai- nilai kemanusiaan yang tidak terlaksana seperti kemiskinan, penindasan, dan lain – lain.

Ahmad Tohari pun tertarik menjadi penulis dikarenakan passion yang ia inginkan sejak masa remaja, sekalipun tidak dapat menghasilkan banyak uang, menurut Ahmad Tohari ia dapat membuka wawasannya dengan menjadi penulis.

Ahmad Tohari telah banyak malang – melintang di dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi redaktur (editor) harian Merdeka, majalah Keluarga, dan juga majalah Amanah.

Ia mulai menulis novel pertamanya yaitu “Ronggeng Dukuh Paruk” yang menjadi awal terbitnya trilogi pertamanya pada 1980. kemudian diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada 1982.

Karena karya trilogi inilah, Tohari sempat dituding sebagai komunis karena novel “Ronggeng Dukuh Paruk”. Di mana novel tersebut menceritakan tentang kisah nyata yang ia rasakan dan lihat di depan mata.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tanda ada Pasar Setan di Sekitar Anda

Kamis, 11 Agustus 2022 | 23:22 WIB

Ciri Telapak Tangan Sakti yang Memiliki Pusaka Gaib

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:38 WIB

Makhluk yang akan Muncul Sebelum Kiamat

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:09 WIB
X