JurnalNews - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng kembali melakukan penyitaan beberapa bidang tanah dan kendaraan, terkait kasus dugaan korupsi di Internasional Publication and Collaborative Center (IPCC) Universitas Tadulako (Untad).
Penyitaan dilakukan Berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Palu Nomor 19/PenPid.Sus-TPK-SITA/2023/PN Pal Tanggal 28 Agustus 2023 dan Surat Perintah Penyitaan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Nomor Print-42/P.2.5/Fd.1/07 2023 Tanggal 24 Juli 2023.
Plt Kasipenkum Kejati Sulteng Abdul Haris Kiay dalam keterangannya menjelaskan, penyitaan dilakukan sebagai upaya penyidik Kejati Sulteng untuk menyelamatkan kerugian keuangan negara.
Baca Juga: Wabah Virus Nipah Melanda India, Indonesia Waspada! Ini Penyebab dan Cara Penularannya
Baca Juga: Waspadai Virus Nipah, Kenali Gejala dan Cara Kurangi Risiko Penularannya
Tanah dan bangunan yang disita sebut dia, masing-masing terletak Jalan Ki Hajar Dewantoro, Jalan Lagarutu, Kelurahan Tanamodindi,
Kelurahan Tondo dan Kelurahan Lasoani.
"Dan 1 unit kendaraan Toyota Calya," kata Haris di Palu, Senin 18 September 2023.
Sebelumnya juga penyidik menyita Gadget, Smart TV, Iphone dari para saksi yang dianggap bertanggung jawab.
Kasus ini bermula dari laporan Kelompok Peduli Kampus (KPK) Untad terkait dugaan korupsi di lingkungan universitas tersebut.
Selain temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan (LHP-LK) Tahun 2021 pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan kerugian negara sebesar Rp1,7 miliar lebih di IPCC Untad, juga terdapat temuan serupa dari pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek.
Temuan tersebut berkaitan dengan penggunaan anggaran untuk perjalanan dinas dalam negeri dan kegiatan fiktif senilai Rp574 juta. ***
Artikel Terkait
Mantan Kades dan Kaur Desa Masaingi Kabupaten Donggala Jadi Tersangka Dugaan Korupsi DD
Air Bawah Tanah di Lokasi Tambang Emas Poboya Muncul ke Permukaan, Begini Penjelasannya
Sekjen PB Alkhairaat Dukung Polri Jaga Kamtibmas, Begini Imbauan Ridwan Yalidjama
Diduga Langgar Disiplin dan Kode Etik Partai NasDem, Anggota DPRD Sigi Terancam PAW
Sekab Morowali Diduga Pernah Rekayasa Keterangan untuk Loloskan PNS Jalur Honorer K2
Gubernur Sulteng Lepas Lahan PT ANA Seluas 941 Hektar, Begini Prosesnya