Bedah Rumah Program BSPS Pakai Dinding Spandek, PKK BP2P Klaim Ada di Juknis

- Rabu, 1 Maret 2023 | 21:49 WIB
Salah satu rumah warga yang masuk dalam bedah rumah program BSPS BP2P senilai Rp20 juta.  (istimewa)
Salah satu rumah warga yang masuk dalam bedah rumah program BSPS BP2P senilai Rp20 juta. (istimewa)

JurnalNews - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Bedah Rumah, ada yang menggunakan material dinding seng atau spandek.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BP2P Wilayah Sulawesi II, Musniar M. Silondae tidak menjelaskan utuh perihal penggunaan material dinding seng atau spandek pada program BSPS.

Menurutnya, penggunaan matrial berbahan spandek diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat yang menerima Program BSPS Bedah Rumah.

Baca Juga: Diduga Ada Pengurangan Volume dalam Program Stimulan Bantuan Bedah Rumah di BP2P

Baca Juga: Kronologi Penangkapan Debt Collector Buron Setelah Bentak Polisi

Musniar menegaskan program BSPS pelaku utamanya adalah masyarakat, jadi masyarakat sendiri yang menjadi perencananya.

Pemerintah melalui pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di BP2P menyalurkan dana bantuan BSPS sebesar Rp20 juta dana bentuk transaksi non tunai.

"Jadi masyarakat itu membeli, menunjuk toko sendiri kemudian membeli material sesuai kebutuhan," ujar Musniar kepada wartawan, Minggu 26 Februari 2023.

Oleh sebab itu, kata dia, pembelian material bahan bangunan diserahkan kepada masyarakat.

Namun, dalam pelaksanaan pembeliannya mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).

Beberapa bahan bangunan yang memenuhi standar kesehatan juga diperhatikan.

"Dari sekian standar material yang tidak bisa selain kayu, karena keterbatasan kita kemarin, kelangkaan material kayu di beberapa titik," katanya.

Sekali lagi Musniar menekankan, belanja material bahan bangunan kewenangan masyarakat, pilihannya apa.

Tentunya pemilihan bahan bangunan tersebut di luar dari kalsiboard, sebab kalsiboard tidak memenuhi standar kesehatan.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X