• Jumat, 12 Agustus 2022

IPNU Sulteng Dukung Pemerintah Bubarkan Ormas Penyebar Hoax dan Tolak Paham Radikalisme

- Jumat, 10 Juni 2022 | 19:58 WIB
Ketua IPNU Sulteng, Muamar. (Istimewa)
Ketua IPNU Sulteng, Muamar. (Istimewa)

JurnalNews - Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendukung upaya pemerintah dan aparat kepolisian dalam memberantas paham radikalisme dan terorisme.

Hal tersebut ditegaskan Pengurus IPNU Sulteng untuk menyikapi maraknya radikalisme yang mengatasnamakan Islam, yang dilakukan sekelompok orang untuk kepentingan tertentu.

"Segala bentuk radikalisme harus kita tolak dan kita lawan. Karena itu bertentangan dengan ajaran Islam yang Rahmatan lil alamin," kata Muamar selaku Ketua IPNU Sulteng dalam keterangannya, Jumat 10 Juni 2022.

Baca Juga: Ridwan Kamil Temukan Mukjizat Saat Mandikan Jasad Eril yang Hanyut Selama 2 Minggu

IPNU Sulteng kata Muamar, selalu menekankan kepada anggota utamanya pelajar untuk mewaspadai ajaran-ajaran yang mengarah pada paham radikalisme.

Menurutnya, hal ini sangat penting dilakukan agar sebagai bentuk pencegahan sejak dini agar paham yang mengajarkan kekerasan itu tidak merasuki para pelajar yang tergabung di IPNU Sulteng.

Salah satu upaya untuk mencegah masuknya paham radikalisme di daerah ini kata Muamar, pihaknya senantiasa mengajak para pelajar untuk selalu menjaga suasana keumatan yang kondusif, harmoni dan saling menghargai perbedaan, sehingga dapat terciptanya kehidupan yang Islami, penuh ukhuwah dan Damai.

Muamar juga menegaskan, bahwa IPNU Sulteng mendukung pemerintah untuk membubarkan ormas yang berafiliasi dengan organisasi radikal dengan menyebarkan berita bohong alias hoax.

Salah satunya adalah Khilafatul Muslimin yang baru saja menyebarkan hoax dengan melakukan konvoi di Cawang Jakarta Timur.

Halaman:

Editor: Sutrisno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X