• Selasa, 7 Februari 2023

Catat, Mulai 1 November Ditlantas Polda Sulteng Berlakukan Tilang ETLE

- Senin, 31 Oktober 2022 | 15:18 WIB
Dirlantas Polda Sulteng Kombes Kingkin Winisuda. (istimewa)
Dirlantas Polda Sulteng Kombes Kingkin Winisuda. (istimewa)

JurnalNews - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) akan memberlakukan penegakkan hukum pelanggaran lalu lintas menggunakan tilang elektronik atau Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE), terhitung mulai 1 November 2022.

Hal tersebut ditegaskan Dirlantas Polda Sulteng Komisaris Besar Polisi Kingkin Winisuda, SH, SIK dalam keterangan resminya di Palu, pada Senin 31 Oktober 2022.

Kingkin juga mengatakan, data selama pemberlakukan ETLE di Kota Palu sejak di launching 22 September 2022 atau kurang lebih 38 hari, telah merekam 182.464 pelanggaran lalu lintas.

Baca Juga: Yamaha Geram! Honda Akan Segera Luncurkan ADV 160 2023 Pada Awal Tahun Depan, Lihat Disini Tampilannya

Baca Juga: HP Vivo Y52 5G Baru Dirilis Oktober 2022, Simak Spesifikasi dan Cek Harga di Sini

Ia juga menyebut, tidak menggunakan sabuk pengaman menjadi pelanggaran yang paling banyak terjadi dengan jumlah 153.072 pelanggar dan disusul oleh pelanggaran tidak menggunakan helm sebanyak 23.834 pelanggar

Ada 7 macam pelanggaran yang terekam kamera ETLE yaitu pengemudi dan penumpang tidak gunakan sabuk keselamatan (safety belt), menerobos lampu merah, menggunakan HP saat berkendara, pengendara dan pembonceng tidak gunakan helm SNI, melanggar rambu atau marka, melanggar larangan parkir dan berbonceng sepeda motor lebih dari 1 orang.

Dirlantas itu juga menjelaskan, sampai saat ini sudah 130 surat konfirmasi yang dikirimkan kepada para pelanggar melalui PT. Pos Indonesia, dimana dalam surat konfirmasi tersebut berisi gambar pelanggaran.

"Apabila tidak dilakukan konfirmasi ulang ke backoffice etlenas Ditlantas Polda Sulteng maka petugas akan melakukan catatan khusus dalam data ranmornya dalam sistem ERI (Elektronik Registrasi & Identifikasi ) di Samsat," beber Kingkin.

"Selain berisi pelanggaran, surat konfirmasi yang dikirim mencantumkan pasal yang dilanggar, biaya denda, tanggal dan tempat pelanggaran, link situs web konfirmasi pelanggaran dan tanggal serta tempat sidang pelanggaran," kata Kingkin.

Perlu diketahui tilang elektronik ini tidak saja mengandalkan kamera pemantau atau ETLE Statis yang berada dibebrapa titik di Kota Palu, tetapi anggota kami akan melakukan patroli dan merekam pelanggaran lalulintas yang terjadi menggunakan ETLE Mobile Hand Held atau tilang elektronik berjalan, ujarnya.

Berkaitan dengan wilayah lain di luar Kota Palu yang belum ada camera ETLE Statis akan diterapkan penegakkan dengan menggunakan camera Mobile Hand Held yang dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Sulteng dan Satlantas Polres jajaran, khususnya yang sudah memiliki MoU denda tilang ETLE dan sudah ditetapkan serta ditandatangani antara pihak Polres, Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri masing-masing wilayah.

Baca Juga: Mobil LCGC Baru Rp80 Jutaan Ini Bakal Hadang Brio, Agya dan Ayla, Masuk Indonesia 2023? Berikut Tampilannya

Baca Juga: Deretan Mobil Baru Meluncur di Indonesia 2023, Mungkin Ini yang Anda Tunggu

Kingkin berharap, kesadaran masyarakat Sulawesi Tengah terkait tertib dalam berlalulintas bisa meningkat untuk menciptakan keselamatan dalam berkendara.

"Kami juga akan meningkatkan penerapan ETLE yang nantinya akan diberlakukan ke seluruh wilayah Sulawesi Tengah tentunya didukung dari Pemda dan stakeholder terkait di masing-masing wilayah," tutupnya. ***

Editor: Sutrisno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X